Artikel

Pentingnya Kurikulum Bersifat Dinamis

(Firmansyah,S.T.,M.Kom.- Guru BTIK SMAN 4 KOTA BANDUNG)

(Firmansyah,S.T.,M.Kom.- Guru BTIK SMAN 4 KOTA BANDUNG)

Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku, agama, ras, warna kulit, budaya, etnis, agama, dan bahasa , selain itu juga secara geografis letak negara Indonesia yang diapit oleh 2 samudera dan 2 benua menjadikan Indonesia memiliki kultur yang berbeda pula Multikulturalisme itu mengacu pada sebuah tanggapan normatif atas fakta itu. Artinya, ketika berbicara tentang multikulturalisme, kita berbicara tentang aspek keanekaragaman itu ditanggapi dan disikapi secara normative. Bagaimana pun juga semua multikulturalisme memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang menjadi hak semua warga negara tetapi  Tidak bisa kurikulum yang menjadi pedoman pembelajaran di sekolah dibuat satu untuk semua, karena seperti kita ketahui negara kita adalah negara multikulturalisme dengan demikian kurikulum yang digunakan harus berdasarkan latar belakang lingkungan, adat dan kekayaan alam yang ada di sekitar sekolah tersebut, maka kalau kurikulum sudah berdasarkan dengan kondisi dan lingkungan serta budaya setempat, secara tidak langsung akan membuat peserta didik yang mengikuti di sekolah tersebut akan nyaman.

Selain multikulturalisme, jaman yang semakin maju , teknologi dan penerapannya yang semakin tinggi, membuat kurikulum pun harus dinamis, tidak bisa statis, disesuaikan dengan kondisi dan keadaan murid di sekolahilih,  menjadi pilihan yang sangat realistis yang harus di pilih, agar tujuan dari Pendidikan dapat tercapai dengan baik . Itulah mengapa Kurikulum perlu adanya perubahan agar kita dapat menyiapkan generasi yang akan datang dan mampu memandang kedepan.

Ki Hadjar Dewantara menyampaikan bahwa “Pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia, maupun sebagai anggota masyarakat

Dalam konsep ini, seorang guru hanya dapat menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada murid agar dapat memperbaiki tingkah lakunya dan tumbuhnya kekuatan kodrat murid sehingga bisa mencapai apa yang dicita citakannya,

Jadi apakah kurikulum dapat berubah..?

Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, jelaslah kalau kurikulum bisa di rubah disesuaikan dengan kondisi murid, serta kondisi lingkungannya mengingat Indonesia adalah negara yang multikulturalisme. Kurikulum harus bersifat dinamis dan terus dapat dikembangkan atau diadaptasi sesuai konteks dan kebutuhan murid untuk membangun kompetensi sesuai masa kini dan masa yang akan datang.

Bagaimana kita untuk mewujudkannya….?

Seluruh komponen masyarakat yaitu peran orangtua, masyarakat dan civitas sekolah harus menempatkan kebutuhan, pendapat,pengalaman, hasil belajar serta kepentingan murid sebagai pengembangan kurikulum karena kurikulum dirancang untuk kebutuhan murid, bukan kepentingan bapak ibu guru ataupun kepala sekolah.

Apa pentingnya perubahan Kurikulum?

Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang berbasis kepada murid, murid dan murid serta bisa diadaftasi sesuai dengan karakter,sesuai dengan kontek yang kekinian untuk membangun kompetensi yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan merka kini dan nanti.

Apabila kurikulum bersifat statis dan tidak mengikuti perkembangan zaman, serta kebutuhan murid, bisa dipastikan kurikulum tersebut kurang memberikan kompetensi yang dibutuhkan oleh murid sekarang maupun nanti.